News  

Penipuan Fantastis “Robot Trading” Wahyu Kenzo

Ilustrasi

INDEKSMEDIA.ID — Robot Trading atau Expert Advisor (EA) merupakan software yang bekerja secara otomatis untuk memonitor pasar.

Selain itu untuk kalkulasi peluang entry, menempatkan transaksi, dan melakukan manajemen resiko berdasarkan algoritma.

Dilansir dari ICDX sistem ini tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Artinya mesti dikendalikan oleh seseorang di baliknya.

Pengendalinya harus memiliki pengetahuan tentang operasional robot trading dan instrumen investasi yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

Wahyu Kenzo pendiri bisnis investasi robot trading Auto Trade Gold (ATG) yang dikelola PT Pansaky Berdikari Bersama.

Yang diamankan Polresta Malang Kota di Surabaya pada Sabtu (4/3/20223) sebab adanya beberapa pelaporan dari korban yang merasa ditipu oleh bisnis ini.

Dilansir dari Tempo.co bahwa korban diduga mengalami kerugian mencapai 9 Triliun, berjumlah 25 ribu orang.

“Korban tak hanya dari Indoensia saja, tapi berasal dari luar negeri,” ucap Kapolda Jawa Timur, Irjen Toni Hermanto, Rabu (8/3/2023)

Kasus ini benar-benar fantastis dalam hal kerugian dan jumlah korban.

Dengan begitu Polda Jawa Timur sepenuhnya membantu Polresta Malang untuk memproses kasus tersebut.

“Pelaku diduga melakukan tindak pidana berkaitan dengan undang-undang perdagangan, ITE dan pencucian uang,” kata Toni.

Beberapa harta Wahyu Kenzo pun disitia, tiga unit mobil mewah, BMW M4 warna kuning, Toyota Alphard hitam, dan Toyota Innova warna hitam.

Dilansir dari Bisnis.com, Kapolresta Malang memeriksa sembilan saksi dalam kasus tersebut yang terdiri dari ahli perdagangan, Bappebti, perbankan, ITE. Kantor Pos, pelapor, manajemen ATG, dan lainnya.

Diketahui Wahyu Kenzo selama ini dikenal sebagai Crazy Rich Surabaya.

Ia pemimpin perusahaan produk kecantikan dan kesehatan bernama Pansaka dan The Legion.

Kenzo juga tercatat menjadi sponsor klub Liga 1, Persebaya Surabaya. (*/Agung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!