REJANG LEBONG, INDEKSMEDIA.ID – Pengurus Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Tana Luwu hadiri agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) AMAN ke-VII di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, 17 sampai 21 Maret 2023.
Pada kesempatannya, Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) AMAN Tana Luwu memaparkan pencapaian dan perkembangan organisasi pasca Kongres-MAN ke-VI di wilayah Adat Tabi, Kota/Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 20 sampai 30 Oktober 2022.
Dalam pemaparan perkembangan AMAN Tana Luwu, Irsal Hamid didampingi langsung jajaran Pengurus Daerah (PD), Dewan AMAN Daerah (DAMANDA) dan Dewan AMAN Wilayah (DAMANWIL).
“Sebenarnya belum banyak yang bisa dilakukan, cenderung kepada kesiapan organisasi baik di tingkat PH wilayah dan daerah untuk menyiapkan diri melaksanakan amanah organisasi masyarakat adat, utamanya hasil kongres itu sendiri,” tulis Irsal kepada Indeksmedia.id via WhtasApp, Minggu (19/3/2023) pagi.
Lanjut Ketua BPH mengatakan, seiring berjalannya waktu, sejumlah kegiatan dibidang Organsiasi telah terealisasi. Seperti Musyawarah Daerah (Musda), Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Seko dan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) AMAN Tana Luwu.
“Ada satu uji coba pemetaan wilayah adat di PH tanarigella tepatnya di komunitas adat sitodong dan berjalan lancar. Selain itu juga di PH daerah seko dan rongkong melakukan konsolidasi menentukan klaim wilayah untuk menetapkan berita acara tapal batas,” tambahnya.
Selain itu, pihaknya telah bekerjasama dengan Non Governmental Organization (NGO) untuk membuat kesepakatan berupa Memorandum of Understanding (MoU) dengan Panitia Pengakuan, Perlindungan Masyarakat Hukum Adat (PPMHA) dimana agenda penanda tanganannya digelar beberapa waktu lalu.
“Dibidang ekonomi, kami telah melakukan Monitoring evaluasi dan penilaian (Assessment) terkait ekonomi masyarakat adat serta menggelar konsolidasi guna penguatan ekonomi melalui Badan Usaha Milik Masyarakat Adat (BUMMA),” tutup Irsal.
Melalui mekanisme organisasi AMAN Tana Luwu telah diisukan dua komunitas untuk selanjutnya disahkan sebagai anggota Masyarakat Adat di Rekernas AMAN ke-VII.
Selain itu perkembangan lainnya AMAN Tana Luwu terlibat dalam perencanaan pembentukan Daerah Pemilihan (Dapil) khususnya di Kota Palopo dan Kabupaten Luwu. Pihaknya juga meminta bantuan ke Pengurus Besar (PB) AMAN agar keinginan Masyarakat adat tertait dapat terakomodir.
Pelibatan tersebut berujung pada terbangunnya kerjasama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) dalam rangka membentuk struktur pemantau Pemilu di 3 daerah Tana Luwu (Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur). (MI)












