Sahabat Surga Berbagi Berkah, Ada Kabar Menyayat Hati

Komunitas progresif, Sahabat Surga (SS), saat mengunjungi Panti Asuhan Nur-hilahi. (Dok : Istimewa)

PALOPO, INDEKSMEDIA.ID – Bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah di mana umat Islam berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan.

Salah satu komunitas progresif, Sahabat Surga (SS), yang digerakkan oleh alumni dan Mahasiswa (i) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo melakukan kegiatan berbagi berkah bersama anak-anak di Panti Asuhan Nur-Ilahi pada Jumat (8/4).

Sahabat surga mengunjungi Panti Asuhan ini terletak di Jalan Domba, Kelurahan Temmalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo

“Tujuan kegiatan ini adalah tentu saja bersilaturrahmi dengan anak-anak panti asuhan,” kata Putriwanti kepada Indeksmedia.id Sabtu (9/4).

“Kunjungan kami ke panti asuhan Nur-Ilahi selain bersilaturrahmi, juga berbagi rejeki seadanya untuk meraih berkah Ramadhan tahun ini,” sambungnya.

Pewe, sapaan akrab Putriwanti Marsuki berharap, kegiatan ini dilaksanakan tentu saja dengan penuh harap akan adanya donatur yang terbuka hatinya.

“Semoga kedepannya lebih banyak lagi donatur yang terbuka hatinya untuk kegiatan-kegiatan sosial seperti ini,” imbuh Putriwanti.

Dirinya juga mengatakan, semoga kegiatan seperti ini berkelanjutan di kemudian hari, tidak hanya di momen-momen tertentu.

Menurutnya, beberapa fenomena dan kesan pun hadir dalam kunjungan mereka ke panti asuhan Nur-Ilahi yang diisi oleh puluhan anak-anak itu.

“Kesan kami tidak hanya keceriaan anak-anak di sana, yang suka bermain-main, tertawa bersama, tetapi juga ada 2 anak bayi bernama Ainun, berumur 3 bulan, dan Habibi berumur 7 bulan sama-sama berstatus yatim-piatu,” kata Miftahul Jannah dengan mata berkaca-kaca.

Selain itu, juga ada fakta miris yang mereka tidak sangka terjadi di sana, yaitu sang bayi prematur.

Pasalnya, bayi tersebut didapati pihak panti asuhan Nur-Ilahi berada di dalam kantongan kresek merah tepatnya di depan panti asuhan tersebut.

“Yang buat kami begitu sedih, dan melahirkan kesan mendalam adalah bayi prematur yang masih bersama plasentanya (ari-ari) ditemukan terletak di depan Panti Asuhan di dalam kresek merah,” kata Nurafni dengan rasa kecewa bercampur sedih

“Kami berharap fenomena semacam ini tidak lagi terjadi, di mana pun itu berada,” tegasnya.

Diketahui jumlah anak di Panti Asuhan Nur-Ilahi sebanyak 50 orang. Berdiri sejak 23 tahun yang lalu. (Aa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maaf Untuk Copy Berita Silahkan Hubungi Redaksi Kami!